Tuesday, 17 March 2015

BILA LIDAHKU KELU...

Mata. sekarbersajak - Sevi

 "Bila lidahku kelu, izinkan mata ini yang sampaikan maksudnya."

Bagaimana jika kau bertanya dan aku hanya diam? Menarik napas dalam-dalam, mencoba memberi jawab, namun gagal. Kuulang lagi dan gagal lagi. Mataku menatap matamu dalam-dalam. Cuma itu yang kulakukan. Maafkan aku bila itu terjadi. Bukan sengajaku, hingga nampak seolah tak acuh dengan tanyamu. Hanya, lidahku kelu. Tak ada yang mengikatnya, tak ada yang memarahinya. Lidahku kelu. Itu saja. Sulit melisankan maksud hati.

Jika itu terjadi, jangan marah padaku. Izinkan mata ini yang sampaikan maksudnya. Kau akan membaca apa yang terpendam dalam hati pun kepalaku. Mungkin sulit bagimu mengartikannya. Tapi kuharap kau mengerti.