Monday, 24 November 2014

APA JUDUL PUISI INI?



Tanpa sengaja tanganku menyentuh hidungku
Ah, bau bawang
Tadi siang aku menggoreng ikan
Lalu menyambalnya
Ada bawang sebagai penyedapnya
Sudah ku sabun tanganku
Tak hanya sekali
Bukan pula dua kali
Tiga kali pun tak cukup
Tapi berkali-kali
Ah ya, ku rasa begitu
Tapi kenapa bau bawang masih menempel
Tercium
Sengaja ku cium
Nanti biar ku rendam saja lagi dengan air sabun

Dan kamu
Hah!
Tanpa sengaja aku mengingatmu
Kamu bukan bawang
Ha ha ha
Tapi kamu seperti bau bawang yang menempel

Aku bertemu denganmu
Langsung lekuk wajahmu terekam jelas di benakku
Kau sungguh rupawan
Terang saja aku terpesona
Diam-diam aku mengintaimu dari jauh
Seperti pemburu
Ya, sebut saja begitu
Aku memang sedang berburu
Kamu buruanku
Apa aku buru-buru?

Dan…
Baiklah.
Kali ini aku cemburu
Kamu sudah punya pacar?
Ah!

Tuhan, tolong aku
Aku harus melepasnya dari buruanku
Kucoba
Tak hanya sehari
Bukan pula dua hari saja
Tiga hari pun tak cukup
Sampai berhari-hari
Tapi aku masih saja mengingatnya

Kupikir…
Apa otakku pun harus ku rendam air sabun?
Ha ha ha


--------------------
16 April 2013